12. Moammer Khadafi

 

Setelah melakukan suksesi berdarah kepada presiden Libya terdahulu, Raja Idris I, lebih dari 40 tahun lalu, Kolonel Kadafi langsung menerapkan kebijakan berani yakni politik anti barat. Karenanya, setiap ada tindakan teroris, namanya kerap disangkutpautkan pemimpin Barat. Namun dalam dekade terakhir, sikapnya cenderung melunak, terbukti dengan pengakuannya untuk ikut bertanggung jawab pada kasus pengeboman Lockerbie.

 

11. Adolf Hitler

 

Setelah melakukan suksesi berdarah kepada presiden Libya terdahulu, Raja Idris I, lebih dari 40 tahun lalu, Kolonel Kadafi langsung menerapkan kebijakan berani yakni politik anti barat. Karenanya, setiap ada tindakan teroris, namanya kerap disangkutpautkan pemimpin Barat. Namun dalam dekade terakhir, sikapnya cenderung melunak, terbukti dengan pengakuannya untuk ikut bertanggung jawab pada kasus pengeboman Lockerbie.

 

 

10. Hugo Chavez

 

Hugo Chavez adalah presiden sayap kiri Venezuela. Dikenal karena kritikannya terhadap Amerika Serikat, ia telah menyebut George W. Bush dengan sebutan Iblis, dan mengatakan bahwa Gempa di Haiti diREKAYASA oleh AS. Dia mengatakan bahwa Israel sedang “melakukan apa yang Hitler lakukan untuk orang Yahudi,” dan bahwa AS adalah “seperti Count Dracula – selalu haus darah dan haus minyak…”.

 

9. Benito Mussolini

 

Aliansi Hitler selama Perang Dunia II adalah salah satu diktator yang paling angkuh dan keras kepala. Ia biasa disebut “Il Duce”, yang diterjemahkan menjadi “Pemimpin”. Gedung administrasinya adalah struktur besar dengan gambar wajahnya berukuran raksasa. Dia mengatakan bahwa dia akan mengembalikan Italia kedalam kebesarannya seperti zaman Kekaisaran Romawi. Namun, hal ini terbukti tidak benar – Il Duce digantung oleh pemberontak pada 1945, yang mulai menyatakan perang terhadap Nazi Jerman.

 

 

8. Ferdinand Marcos

Ferdinand Marcos adalah diktator Filipina. Istrinya, Imelda Marcos, memiliki 2,700 sampai 3,000 pasang sepatu, yang dibeli dengan uang yang ia curi dari negara tersebut. Presiden Marcos awalnya sebagai presiden demokratis, tapi berubah menjadi diktator.Akhirnya, dia digulingkan dan melarikan diri ke Hawaii – tetapi dengan membawa 24 balok emas. Dia adalah salah satu politisi paling korup yang pernah ada, menggelapkan miliaran dolar dana publik.

 

7. Enver Hoxha

 

Komerad-Chairman-Perdana Menteri-Menteri Luar negeri-Mentri Komando Pasukan Perang- Ketua Tentara Rakyat, Enver Hoxha, adalah diktator Albania. Dia mendapat gelar itu karena dia menduduki posisi kabinet untuk dirinya sendiri. Dia melarang jenggot, mesin tik dan TV warna. Dia membangun 750.000 bunker untuk negara yang populasinya 3 Juta jiwa, karena takut invasi Yugoslavia. Setiap bunker cukup besar untuk menampung 1 orang. Hoxha memiliki hubungan pribadi yang dekat dengan Josef Stalin.

 

6. Ne Win

 

Ne Win diktator Burma 1962-1982. Dia sangat percaya takhayul. Dia mengubah mata uang untuk pecahan 15,30,45, dan 90 – sesuai nomor keberuntungannya. Bangsa Burma kehilangan seluruh tabungan mereka. Dia melakukan ini karena ia berpikir bahwa ia akan hidup sampai 90 tahun jika ia melakukan hal ini. Dia menyeberangi jembatan dengan jalan mundur, dan mengubah lajur jalan negara dari posisi lajur kiri jalan ke kanan, karena ia khawatir bahwa rezim komunis itu sedang bersandar terlalu jauh ke kiri. Secara teratur dia mandi dengan darah lumba-lumba.

 

5. Saddam Hussein

 

Saddam Hussein menganggap dirinya inkarnasi dari Nebukadnezar II. Wajahnya bisa dilihat pada bangunan kantor, sekolah, bandara, toko-toko. Semua mata uang Irak ada gambar fotonya. Hussein menulis sebuah buku, yang disebut Zabibah dan Raja.

 

Dalam novel, BErbahasa Arab dia diposisikan dalam karakter raja Tikrit, kota kelahiran Saddam, dan karakter itu mewakili Saddam Hussein. Ia jatuh cinta dengan Zabibah, seorang wanita petani yang mewakili karakter rakyat Irak. Mereka menikah, suami Zabibah , mewakili Amerika Serikat, memperkosa Zabibah. Peran Antagonis lainnya adalah: Hezkel, Emir, yang mewakili Israel, Shamil,mewakili Yahudi , dan Nuri Chalabi, yang mewakili Ahmed Chalabi, musuh Saddam.

 

4. Kim Il-Sung

 

Pendahulunya Kim Jong-Il, ayahnya, juga gila. Dia memaksa semua orang di Korea Utara untuk memakai lencana yang ada gambar wajahnya. Dia mengatakan bahwa dia bisa mengubah pasir menjadi beras, mengklaim bahwa ia dapat menyeberangi sungai dengan daun, dan mendirikan 30.000 monumen untuk dirinya sendiri. Kim (Sang ayah) juga mendirikan Juche, atau kemandirian, yang memotong jalur perdagangan, perjalanan dan budaya dengan barat hampir sepenuhnya. Korea Utara hari ini berubah menjadi negara yang benar – benar gagal.

 

3. Teodoro Obiang Nguema

 

Francisco Macias Nguema digantikan oleh keponakannya, Teodoro Obiang Nguema. Ia memerintah Equatorial Guinea dengan tangan besi. Dia dilaporkan kanibal, dan tampaknya makan testikelnya para pembangkang untuk mendapatkan “kekuatan”. Dia mengeksekusi pamannya “101 Times”. Dia terus mencoba untuk mendapatkan Penghargaan sains PBB atas namanya. Antek Nguema yang menculik empat warga negara yang tinggal di pengasingan di Benin pada bulan Januari 2010, menahan mereka di tahanan rahasia, menyiksa mereka, dan kemudian memaksa mereka untuk mengakui upaya kudeta, sebelum mengeksekusi mereka, pada bulan Agustus, setelah sidang pengadilan kanguru militer.

 

2. Gnassingbe Eyadema

 

Gnassingbe Eyadema, presiden Togo, menganggap dirinya sebagai superhero. Jadi, dia membuat buku komik yang dibintangi dirinya sebagai superhero. Setiap toko di Togo punya fotonya, dan jam tangan seharga $ 20 dengan gambarnya yang hilang lalu muncul setiap 15 detik. Pada Hari saat upaya pembunuhannya yang gagal , hari itu disebut “Pesta Kemenangan atas Angkatan Kejahatan”. Dia dikelilingi dengan lebih dari 1.000 wanita cantik yang menyanyikan pujian untuknya. Dia meninggal pada tahun 2005, dan digantikan oleh anaknya.

 

1. Jean-Bedel Bokassa

 

Jean-Bedel Bokassa adalah diktator Republik Afrika Tengah 1976-1979. Dalam 75 tahun hidup, Bokassa memiliki 17 istri dan 50 anak. Ironisnya, Bokassa melarang poligami.

 

Pada tahun 1979, kelompok anak-anak memprotes karena dipaksa untuk membeli seragam sekolah yang mahal dari salah satu perusahaan milik istri Bokassa . Untuk membalas dendam, 180 anak-anak yang berdemo itu ditangkap. Ia mengunjungi penjara, lalu dia dan para penjaga penjara memukuli anak-anak malang tersebut. Dia secara pribadi menghancurkan tengkorak lima anak-anak dengan tongkatnya.

 

Dia menobatkan dirinya sendiri sebagai kaisar, dan dia telah menghabiskan sepertiga dari anggaran nasional untuk upacara inisiasi. Tidak ada pemimpin asing yang hadir. Dia dilaporkan makan bayi manusia. Ketika Alexandre Banza mencoba melakukan kudeta dan tertangkap, Bokassa pribadi memukulinya sendiri anaknya itu sampai hampir mati. Diktator ini sebenarnya tidak aneh, atau lucu : tapi dia benar-benar diktator yang gila, dan benar-benar biadab !!